Posts

SHOLAT LI UNSIL QOBRI, RINGANKAN BEBAN MAY!T

Image
 SHOLAT LI UNSIL QOBRI, RINGANKAN BEBAN MAY!T ومنه صلاة ركعتين للأنس في القبر روي عن النبي صلى الله عليه وسلم أنه قال لا يأتى على الميت أشد من الليلة الأولى, فارحموا بالصدقة من يموت. فمن لم يجد فليصل ركعتين يقرأ فيهما: أي في كل ركعة منهما فاتحة الكتاب مرة, وآية الكرسى مرة, وألهاكم التكاثر مرة, وقل هو الله أحد عشر مرات, ويقول بعد السلام: اللهم إني صليت هذه الصلاة وتعلم ما أريد, اللهم ابعث ثوابها إلى قبر فلان بن فلان فيبعث الله من ساعته إلى قبره ألف ملك مع كل ملك نور وهدية يؤنسونه إلى يوم ينفخ فى الصور . Sebagian diantara sholat sunah adalah sholat sunah 2 raka'at Unsil Qobri (ketengan may!t dalam kubvr) Diriwayatkan dari Rasulullah, beliau bersabda, “Tiada beb4n siks4 yang lebih ker4s dari malam pertama (kemati4nnya). Karenanya, kasihanilah may!t itu dengan bersedekah. Siapa yang tidak mampu bersedekah, maka hendaklah ia sholat dua raka‘at. Dan di setiap raka‘atnya, membaca: Surat Al-Fatihah 1 kali,  Ayat Kursi 1 kali, Surat Attaktsur 1 kali,  Dan Surat Al-ikhlash 10 kali....

PANTUN RUKYATUL HILAL IDUL FITRI 1447

 Pantun Melayu: Hisab dan Rukyat Idul Fitri Bismillah membuka bicara, pagi cerah burung bernyanyi; Alhamdulillah puji tercurah, ke hadirat Allah Rabbul ‘Alami. Bulan Ramadhan hampir berlalu, senja turun di ufuk barat; Shalawat salam tetap terpadu, kepada Nabi penuh rahmat. Pergi ke taman memetik melati, melati putih harum baunya; Hadirin jamaah mari sadari, Ramadhan pamit meninggalkan kita semua. Air mengalir ke muara seberang, perahu kecil menuju tepian; Timbul pertanyaan di tengah orang, kapan tiba Hari Kemenangan? Burung nuri terbang ke seberang, hinggap sejenak di dahan cemara; Rasul memberi tuntunan terang, rukyat hilal jadi tanda Syawwal tiba. Bintang bertabur di langit tinggi, bulan sabit tampak berseri; Berpuasa karena hilal terlihat pasti, berbuka pun demikianlah Nabi meneladani. Pergi berhitung para ahli falak, menakar langit dengan ilmu pasti; Hisab dilakukan penuh bijak, menyokong rukyat dengan teliti. Hisab dan rukyat jangan disilang, keduanya satu tujuan mulia; Hisab ...

padi bersih dari rumput

 ian bersih hati

percepatan wakaf

 atr bpn jatim

Belajar dari Ban Mobil

 tipis dan tebal sesuai iman

PANTUN apresiasi BUKU FONDASI IMAN DAN AKHLAK

Image
Peringatan HAB Kemenag RI ke 80Tahun 2026 terasa spesial. Ada agenda bedah buku yang dilakukan oleh kalangan Kemeneterian Agama Kabupaten Banyuwangi, pada Hari Sabtu, 3 Januari 2026. hampir seratus peserta hadir mengikuti acara tersebut. Kepala kantor sebagai penulis, menjadi pembicara utama, bersama Budayawan dan sstrawan  seperti Aekanu, Hasan, Samsudin Adlawi dari Dewan Kesenian Banyuwangi   Apri ikut memberikan apresiasi melalui pantun berikut :  Pingin menikah dengan syahrini,  Dapat nya siti jaenab Alangkah indahnya buku ini,  Sebagai kado spesial HAB Kemenag    selanjutnya  kami memberikan penyampaian bahwa setiap buku yang ditulis mengawali dengan Niat ikhlas, insyaAllah akan bermanfaat. bahkan tagged line kemenag yang berupa Ikhlas beramal, merupaka ruh Kementerian Agama dan para ASN nya. yang memberikan manfaat dan dampak pada masyarakat.   selanjutnya kita tutup dengan pantun berikut:  Kata cak sam, sahrini beli duku Pulangnya...

My Most Memorable Experience at Graduation (MTsN 4 Banyuwangi, 1989)

  My Most Memorable Experience at Graduation (MTsN 4 Banyuwangi, 1989) The most memorable moment from my graduation at MTsN 4 Banyuwangi, Sumberberas Muncar, in 1989 was when they announced the academic achievements for that year. I already felt nervous just sitting in the hall — the atmosphere was warm, full of parents, teachers, and classmates who had grown together for three unforgettable years. When the principal began announcing the top students, everyone became quiet. I wasn’t expecting anything special; I just hoped to pass smoothly and celebrate with my friends afterward. But suddenly I heard: “Peringkat Kedua Prestasi Terbaik Tahun Ini jatuh kepada…” Then they called my name . For a moment, I froze. My friends nudged me, smiling. I could hear a few claps starting from the back, then the whole hall joined in. My heart beat so quickly it felt like it echoed in my ears. Walking to the stage was the moment I’ll never forget: The wooden floor sounded lou...